Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

selalu.id - Kepergian Dominikus Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi, meninggalkan duka mendalam di lingkungan DPRD Kota Surabaya.
Cak Awi yang menjabat Ketua DPRD Surabaya dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menilai almarhum sebagai figur yang membawa keteduhan dalam dinamika politik.
“Mas Adi adalah pribadi yang bersahaja, teman diskusi yang baik. Ketenangan dalam memimpin mampu membuat DPRD menjadi tempat pengabdian yang tenang. Beliau juga politisi yang piawai merajut harmoni dalam keberagaman,” ungkap Fathoni kepada selalu.id.
Menurutnya, di tengah perbedaan pandangan politik, Cak Awi kerap menjadi penyejuk. Ia mengedepankan dialog, musyawarah, serta sikap saling menghormati sehingga suasana kerja DPRD tetap kondusif.
Hal Senada juga diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang sabar dan selalu hadir untuk masyarakat.
“Beliau itu orang yang sabar, baik, dan cepat mengambil langkah dalam kebijakan. Kalau bicara kepentingan masyarakat, beliau selalu peduli dan siap membantu. Banyak persoalan warga, terutama terkait pendidikan dan kebutuhan dasar, yang beliau kawal,” ungkapnya.
Di internal partai, Cak Awi juga dikenal sebagai sosok pengayom. Ia dinilai memberi ruang bagi kader-kader lain untuk berkembang dan tampil.
“Di kepartaian, beliau tokoh yang mengayomi. Memberi kesempatan kader untuk tumbuh dan berbuat baik. Kami sering berjalan bersama dalam suka dan duka, berdiskusi dalam mengambil kebijakan-kebijakan penting,” jelas Budi Leksono.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya ini juga mengakui bahwa dalam politik tentu ada dinamika dan perbedaan pandangan. Namun, menurutnya, sosok almarhum tetap dikenang sebagai pribadi yang membawa kebaikan.
“Dalam politik tentu ada plus-minus. Tapi kita kehilangan sosok yang baik. Kami mendoakan beliau mendapat tempat terbaik,” tuturnya.
Adi Sutarwijono atau Cak Awi mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Dalam pesan duka yang disampaikan keluarga dan kerabat, disebutkan bahwa almarhum “Telah berpulang dalam dekapan Roh Kudus” dan dimohonkan doa dari seluruh masyarakat untuk ketenteraman arwahnya.

Tags:

You May Also Like

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama
Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama
Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!
Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!
Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas
Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang
PDS Gelar Edukasi Keselamatan Kebakaran untuk Anak-anak dalam Rangka Bulan K3
PDS Gelar Edukasi Keselamatan Kebakaran untuk Anak-anak dalam Rangka Bulan K3
Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto
Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto