Ecoton Digandeng SD Muhammadiyah 3 Ikrom Gelar Ramadhan Ramah Lingkungan

selalu.id – Momen Ramadan selain bisa digunakan untuk meningkatkan spiritualitas, juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkugan. Untuk itu SD Muhammadiyah 3 Ikrom Sidoarjo bekerja sama dengan Ecoton.
Mereka menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Isi Ramadan dengan Belajar Gaya Hidup Ramah Lingkungan” di RT 5, RW 3, Kelurahan Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Kegiatan yang melibatkan kader Adiwiyata sekolah ini fokus pada sosialisasi dan praktik langsung pengelolaan sampah organik bersama warga setempat.
 
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 3 Ikrom, Nur Suciati, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. “Kita ingin kader Adiwiyata tidak hanya menguasai ilmu di sekolah, tetapi juga mampu berdampak nyata di tengah masyarakat,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
 
Firly Mas’ulatul Jannah, Koordinator Zero Waste Cities Ecoton, menjelaskan bahwa sampah organik mendominasi hingga 40-60% dari total sampah di daerah ini. “Pengelolaan harus dimulai dari sumber, yaitu rumah tangga dengan memilahkan dan mengolah sampah organik menjadi kompos atau eco enzyme. Hal ini akan menekan volume sampah ke TPA sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan,” jelasnya.
 
Selain sampah organik, keberadaan sampah plastik khususnya saset jadi perhatian yang dikemukakan dalam kegiatan ini. “Pengurangan konsumsi dan sistem penggunaan ulang adalah solusi utama. Jika tidak dimulai dari sumber, persoalan sampah akan terus berulang dan menjadikan masyarakat tergantung pada plastik sekali pakai,” tegasnya.
 
Ketua PKK setempat, Sutiani Suwito, mengapresiasi kegiatan yang digelar di bulan Ramadan ini. “Momentum bulan suci yang penuh refleksi sangat tepat untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan. Ibu-ibu sangat mendukung dan berharap ada kegiatan lanjutan, terutama pembuatan eco enzyme yang bisa diolah menjadi sabun atau pupuk,” ungkapnya.
 
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader Adiwiyata dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga mampu menggerakkan masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan nilai kepedulian tidak hanya kepada sesama, tetapi juga terhadap alam semesta.

Tags:

You May Also Like

Ngabuburit Ala Kicaumania Saat Weekend jadi Alternatif Penghobi Burung di Surabaya
Ngabuburit Ala Kicaumania Saat Weekend jadi Alternatif Penghobi Burung di Surabaya
Gandeng Bupati dan Baznas, PWI Gresik Gelar Buka Bersama, Santuni Puluhan Yatim Piatu
Gandeng Bupati dan Baznas, PWI Gresik Gelar Buka Bersama, Santuni Puluhan Yatim Piatu
Satgas Pangan Polda Jatim Pastikan Stok MinyaKita Aman Hingga Lebaran
Satgas Pangan Polda Jatim Pastikan Stok MinyaKita Aman Hingga Lebaran
Tasyakuran HUT Ke-52, SIER Tegaskan Komitmen Naik Kelas dan Berkelanjutan
Tasyakuran HUT Ke-52, SIER Tegaskan Komitmen Naik Kelas dan Berkelanjutan
Merawat Ingatan dari Rumah Radio Bung Tomo yang Dirobohkan
Merawat Ingatan dari Rumah Radio Bung Tomo yang Dirobohkan
Tanggapi Moratorium Pendirian Indomaret dan Alfamart, Apindo: Baru Wacana Pak Menteri Saja
Tanggapi Moratorium Pendirian Indomaret dan Alfamart, Apindo: Baru Wacana Pak Menteri Saja