Eva Laelasari Prathama, Sehat Itu Perlu Diusahakan dan Tiada Terlambat Mengusahakannya

Iniloh.com Jakarta- Eva Laelasari Prathama, atau yang akrab disapa Kak Eva, adalah sosok inspiratif yang lahir dan besar di Jakarta.

Masa kecilnya diisi dengan aktivitas layaknya anak-anak pada umumnya: bermain, sekolah, dan mengaji.

Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, Eva memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi contoh bagi adik-adiknya.

Orang tuanya menaruh harapan tinggi padanya, sehingga sejak SD hingga SMA, Eva diwajibkan untuk selalu masuk tiga besar di kelas.

Hal ini membentuknya menjadi pribadi yang disiplin dan berprestasi sejak kecil.

Karir Eva dimulai sejak masa kuliah. Saat menempuh semester akhir S1, ia bekerja sebagai guru privat untuk mata pelajaran kimia.

Setelah lulus, Eva mencoba berbagai bidang pekerjaan, mulai dari freelance editor buku, wiraswasta, hingga bekerja di salah satu bank BUMN.

Pada tahun 2019, Eva berhasil lolos seleksi CPNS dan kini bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Kesehatan.

Selain kesibukannya sebagai ASN, Eva juga aktif berolahraga.

Rutinitasnya di gym dimulai setelah pulang kerja dan di akhir pekan.

Dalam seminggu, ia melakukan weight training tiga kali dan cardio training dua kali.

Tak hanya itu, Eva juga menjadi instruktur K-Pop Cardio, yang ia sebut sebagai “Kochi”. Olahraga telah menjadi bagian dari gaya hidupnya sejak tahun 2009, dimulai dengan cardio seperti aerobik, zumba, dan dance.

Namun, dua tahun lalu, di usia 45 tahun, Eva mengenal weight training dan merasakan perubahan signifikan pada tubuhnya.

Di usia 47 tahun, massa ototnya meningkat, tubuhnya terasa lebih kuat, dan ia tidak mudah terserang flu.

Meskipun hobi olahraganya memerlukan biaya yang tidak sedikit, Eva menganggapnya sebagai investasi kesehatan.

Baginya, lebih baik mencegah penyakit dengan berolahraga rutin daripada mengobati sakit yang biayanya jauh lebih besar.

Selain olahraga, Eva juga dikenal sebagai coffee mania. Menurutnya, kopi adalah teman setia yang menemani saat santai maupun serius.

Setiap hari, ia harus menyeruput minimal secangkir kopi, karena di balik rasanya yang pahit, tersimpan banyak kenangan manis.

Harapan Eva untuk keluarga, teman, dan saudara adalah agar mereka selalu sehat jasmani dan rohani.

Sebagai seorang yang bekerja di bidang kesehatan, ia percaya bahwa mencegah penyakit lebih baik daripada mengobati.

Eva menekankan pentingnya olahraga rutin dan mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga kesehatan.

Ia yakin bahwa dengan tubuh dan pikiran yang sehat, semua pekerjaan dapat dilakukan dengan baik, dan otomatis ekonomi juga akan mengikuti.

Pesan Eva untuk pembaca di seluruh Indonesia adalah, “Sehat itu perlu diusahakan dan tidak ada kata terlambat untuk mengusahakan kesehatan.”

Ia mengajak semua orang untuk memulai hidup sehat dari diri sendiri, sehingga dapat menjadi contoh bagi keluarga dan teman.

Menurutnya, kebahagiaan tidak hanya datang dari harta yang banyak, tetapi juga dari melihat orang lain mengikuti jejak baik yang kita tanamkan.

 

Source image: eva

You May Also Like

Susanti Rahayuning Hastuti, Tiada Kata Terlambat Untuk Belajar dan Gapai Cita-cita Berani Mencoba Dulu
Susanti Rahayuning Hastuti, Tiada Kata Terlambat Untuk Belajar dan Gapai Cita-cita Berani Mencoba Dulu
Fifi Susanti, Tiada yang Lebih Berharga Mereka Adalah Keluarga Kita
Fifi Susanti, Tiada yang Lebih Berharga Mereka Adalah Keluarga Kita
Elys, Dunia Ini Tiada Jika Tak Ada Mimpi!
Elys, Dunia Ini Tiada Jika Tak Ada Mimpi!
Dayen Dian, Dunia Ini Tiada Kehabisan Orang Hebat Tapi Butuhkan Individu yang Sopan dan Beradab
Dayen Dian, Dunia Ini Tiada Kehabisan Orang Hebat Tapi Butuhkan Individu yang Sopan dan Beradab
Jessica Adryana, Jika Hari Berat Kita Dulu Tiada Kita Tak Sekuat Saat Ini
Jessica Adryana, Jika Hari Berat Kita Dulu Tiada Kita Tak Sekuat Saat Ini
Maulida Nfdhuanta, Segeralah Untuk Hidup yang Lebih Sehat Karena Sangat Penting
Maulida Nfdhuanta, Segeralah Untuk Hidup yang Lebih Sehat Karena Sangat Penting