Film 'Musuh dalam Selimut' Rilis 8 Januari 2026, Pemain Buka Pesan Moral Relevan dalam Hidup

selalu.id – Film romansa Indonesia Musuh dalam Selimut yang disutradarai Hadrah Daeng Ratu akan dirilis ke pasaran pada tanggal 8 Januari 2026 mendatang. Film yang menampilkan bintang-bintang seperti Yasmin Napper, Arbani Yasiz, Megan Domani, Fitriah Agustina, dan Cakrawala Ariawan mempromosikan kisah dengan kedalaman emosional dan pesan moral yang relevan.
Dalam wawancara eksklusif bersama selalu.id sebelum rilis di Royal Plaza Surabaya, pada Minggu (28/12/2025), Yasmin Napper yang memerankan tokoh utama Gadis mengungkapkan perjalanan emosi karakter yang intens dan berlapis. Dia menjelaskan, Gadis awalnya digambarkan sebagai pribadi tenang dan polos, namun konflik yang muncul memaksa dirinya berubah menjadi lebih keras dan waspada. 
"Gadis belajar bahwa dunia tidak selalu sebaik yang dia pikir," ujar Yasmin, yang mengakui telah menjalani reading intens bersama sutradara dan membangun chemistry dengan sesama pemain untuk memastikan interaksi alami di adegan emosional.
 
Sementara itu, Megan Domani yang memerankan Suzy menyatakan bahwa karakter yang dia jabarkan memiliki kedalaman emosi yang belum terungkap sepenuhnya dalam trailer. Menurutnya, diskusi mendalam bersama tim kreatif menjadi kunci untuk mengeksplorasi karakter secara utuh. "Banyak adegan emosional yang benar-benar menantang dan tidak ditampilkan di trailer," tegas Megan.
 
Fitriah Agustina sebagai Gita, sahabat setia Gadis, lanjut Yasmin menjelaskan bahwa karakternya digambarkan sebagai sosok ceria namun memiliki kekuatan emosional untuk menopang sahabat di tengah kesulitan. "Aku berusaha menjadi Gita yang funny, tapi kuat dan nemenin sahabatnya," katanya, menambahkan bahwa arahan sutradara sangat membantu dalam membangun dinamika hubungan antara kedua karakter.
 
Di sisi lain, Cakrawala Ariawan yang berperan sebagai Indarto mengungkapkan tantangan teknis selama syuting. Salah satu momen paling berkesan bagi dia adalah pengambilan gambar long shot di basement pada malam hari dengan adegan fisik yang kompleks. "Lebih ke tricky secara teknis, syuting di basement malem-malem yang suhunya tidak pasti. Itu yang paling berkesan," ungkapnya.
 
Selain drama emosional, film ini juga menyampaikan pesan moral penting. Yasmin menekankan pentingnya mendengarkan insting diri sebagai bentuk kewaspadaan terhadap situasi yang tidak aman. "Kalau ada sesuatu yang terasa off, itu patut didengarkan," ujarnya. 
Senada dengan itu, Megan menilai film ini sebagai pengingat agar tidak mudah percaya, terutama dalam menjalin relasi baru. Secara keseluruhan, Musuh dalam Selimut ditargetkan untuk mengajak penonton lebih peka terhadap perasaan sendiri dan waspada terhadap kebaikan semu di sekitar. "Jangan terlalu gampang percaya, apalagi pada orang yang baru dikenal," tukasnya.

Tags:

You May Also Like

Data Warga Muncul di Website, Dispendukcapil Surabaya Klaim Bukan Kebocoran
Data Warga Muncul di Website, Dispendukcapil Surabaya Klaim Bukan Kebocoran
Calon Mahasiswa Wajib Tahu! UNAIR Buka Banyak UKM dan Beasiswa Berlapis
Calon Mahasiswa Wajib Tahu! UNAIR Buka Banyak UKM dan Beasiswa Berlapis
Bandara Notohadinegoro Kini Miliki Layanan BBM Pesawat, Harga Tiket Jadi Lebih Murah
Bandara Notohadinegoro Kini Miliki Layanan BBM Pesawat, Harga Tiket Jadi Lebih Murah
Tim Gabungan Kejaksaan Tangkap DPO Terpidana Kasus Kredit Fiktif di Bali
Tim Gabungan Kejaksaan Tangkap DPO Terpidana Kasus Kredit Fiktif di Bali
Pemkot Mojokerto Umumkan Pemenang Pengadaan Alat Tulis Kantor, Ini Daftarnya
Pemkot Mojokerto Umumkan Pemenang Pengadaan Alat Tulis Kantor, Ini Daftarnya
Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 5 Juta per RW, Arif Fathoni: Investasi SDM untuk Tangkal Hoaks
Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 5 Juta per RW, Arif Fathoni: Investasi SDM untuk Tangkal Hoaks