Harga Cabai Rawit di Surabaya Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Khofifah Cuma Bilang Begini

selalu.id - Harga cabai rawit melonjak drastis hingga Rp100 ribu per kilogram dalam sepekan terakhir jelang Ramadan 2026. Salah satunya di Pasar Genteng Surabaya.
Salah satu pedagang, Khofifah, mengatakan harga cabai rawit sebelumnya berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Namun sejak sepekan terakhir, harga terus merangkak naik hingga menyentuh Rp100 ribu per kilogram.
“Cabe rawit Rp100 ribu per kilo, sudah seminggu naik. Biasanya normal Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per kilo,” sebut Khofifah saat ditemui selalu.id, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit. Sementara harga sayuran lain relatif stabil.
Khofifah menyebut tingginya harga tidak serta-merta membuat pembeli berhenti berbelanja. Namun, mereka cenderung membeli dalam jumlah sedikit.
“Kalau mahal orang belinya sering, tapi sedikit-sedikit, kayak tadi cuma beli seperempat ons. Justru kalau murah orang jarang beli, soalnya sekali beli langsung banyak,” katanya.
Salah satu pembeli, Mela, mengaku meski harganya naik, dirinya membeli cabai rawit hanya sesuai kebutuhan saja.
“Aku beli seperempat ons aja, buat sambel di rumah. Cabai mahal banget,” ujarnya.

Tags:

You May Also Like

Polres Sumenep Bongkar Jaringan Pengedar BBM Subsidi Ilegal, 8 Orang Diamankan
Polres Sumenep Bongkar Jaringan Pengedar BBM Subsidi Ilegal, 8 Orang Diamankan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Kapolda Jatim Tegaskan Siap Jaga Keamanan Perayaan Imlek dan Ramadan 2026
Kapolda Jatim Tegaskan Siap Jaga Keamanan Perayaan Imlek dan Ramadan 2026
Hilal Belum Terlihat di Surabaya, Ramadan Kemungkinan Besar Jatuh pada 19 Februari 2026
Hilal Belum Terlihat di Surabaya, Ramadan Kemungkinan Besar Jatuh pada 19 Februari 2026
Deretan Wisata di Jawa Timur yang Cocok Buat Libur Sekolah dan Lebaran
Deretan Wisata di Jawa Timur yang Cocok Buat Libur Sekolah dan Lebaran
Banjir Osowilangun Lumpuhkan Lalin, Ternyata Gara-gara Ini Air Meluap
Banjir Osowilangun Lumpuhkan Lalin, Ternyata Gara-gara Ini Air Meluap