Hiii, Kursi Roda Jalan Sendiri di Mal Pelayanan Publik Mojokerto

selalu.id - Sebuah kursi roda nampak berjalan sendiri terekam kamera pengawas. Kejadian ini diduga terjadi di Mal Pelayanan Publik Gajah Mada Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto.
 
Peristiwa yang bikin bulu kuduk merinding ini terjadi pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 18.16 WIB saat kantor MPP sudah tutup.
 
Kursi roda yang jalan sendiri ini terekam kamera pengawas yang terpasang di lantai 4 MPP. Video 38 detik itu viral di pesan berantai WhatsApp.
 
Sebelum menjadi gedung kantor Mal Pelayanan Publik, memang wilayah tersebut merupakan rumah sakit umum Mojokerto.
 
Salah satu warga, Aris Siswanto mengatakan, informasi kejadian kursi roda yang berjalan sendiri itu terjadi di lantai 4 MPP Gajah Mada.
 
"Sempat viral di media sosial, ada kursi roda yang jalan sendiri. Tapi ini belum tahu juga ini kursi roda jalan sendiri atau di dorong oleh orang. Ini di lantai 4," kata Aris, Kamis (1/1/2026).
 
Ia menambahkan, saat kejadian itu tidak ada orang sama sekali atau sepi. "Pas posisi sepi tidak ada orang dan terekam kamera cctv," pungkasnya.

Tags:

You May Also Like

Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 5 Juta per RW, Arif Fathoni: Investasi SDM untuk Tangkal Hoaks
Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 5 Juta per RW, Arif Fathoni: Investasi SDM untuk Tangkal Hoaks
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen
Wali Kota Eri Sebut Proyek Flyover Taman Pelangi Jadi Kunci Atasi Banjir Surabaya Selatan
Wali Kota Eri Sebut Proyek Flyover Taman Pelangi Jadi Kunci Atasi Banjir Surabaya Selatan
3,5 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan Bawa PT PIM Sabet 3 Penghargaan K3 Provinsi Jatim
3,5 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan Bawa PT PIM Sabet 3 Penghargaan K3 Provinsi Jatim
Cerita Ibu dua Anak yang Keracunan MBG di Mojokerto
Cerita Ibu dua Anak yang Keracunan MBG di Mojokerto
Dicecar 48 Pertanyaan, Nenek Elina Diperiksa Polda Jatim Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah
Dicecar 48 Pertanyaan, Nenek Elina Diperiksa Polda Jatim Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah