Keluh Pedagang Baju hingga Sarung di Pasar Semampir Probolinggo yang Minim Pembeli
selalu.id - Penjual baju, sarung hingga kerudung di Pasar Semampir, Kabupaten Probolinggo mulai ada pembeli jelang awal puasa, Rabu (18/2/2026).
Hal itu seperti dirasakan Wawan (45). Dagangan miliknya mengalami peningkatan di momen ramadan tahun 2026 ini, meski masih minim.
"Ya kalau dibanding sama hari biasa, sekarang ini sudah ada peningkatan meskipun tidak signifikan. Sekarang ini dapat sekitar Rp300 ribu, alhamdulilah," ungkapnya kepada selalu.id.
Wawan mengatakan, penjualan dihari biasa sebelumnya tidak menentu, bahkan terkadang satu barang pun tidak laku.
"Ya memang begitu, bahkan sampai lima hari itu tidak ada barang yang terjual sama sekali. Jadi seperti sekarang ini sudah sangat untung dapat Rp300 ribu," ujarnya.
Wawan menambahkan, pada momen ramadan setiap tahunnya penjualan baju, sarung hingga kerudung selalu mengalami penurunan. Menurutnya, hal itu terjadi dikarenakan adanya toko online yang sudah merajalela di kalangan masyarakat.
"Orang sekarang sudah jarang beli baju di pasar. Sekarang sudah banyak yang beli di toko online. Paling yang beli ke pasar orang yang cari baju biasa itu saja," jelasnya.

Penulis di iniloh.com. Misi kami membongkar informasi rumit jadi bacaan yang ringan dan berguna untukmu, dari yang kompleks jadi mudah, dari yang membingungkan jadi jelas.










