Pekerja Tewas di Apartemen Waterplace Surabaya, Begini Jawaban Simpel Manajemen
selalu.id - Manajemen apartemen Waterplace Surabaya menegaskan bahwa dua pekerja yang terjebak di gondola, hingga mengakibatkan salah satunya meninggal dunia telah bekerja sesauai standart operasional prosedur (SOP).
"Korban adalah pekerja vendor dan sesuai SOP," tegas Melly dari Manajemen apartemen Waterplace Surabaya saat dikonfirmasi selalu.id, Senin (2/3/2026).
Melly membenarkan kejadian laka kerja itu terjadi di apartemen Waterplace Surabaya.
Saat ditanya soal langkah apa yang akan diambil dari kejadian ini, ia menyatakan bahwa saat ini pihaknya asih berkoordinasi dengan kepolisian.
"Ini sedang koordinasi dengan tim kepolisan," jelasnya.
Sementara soal korban yang bekerja saat cuaca ekstrem terjadi, mengingat sangat bahaya, Melly membantah.
"Mereka bekerja saat dalam keadaan panas. Pas mendung dia sudah terinfo untuk berhenti," paparnya.
Ditanya lebih jauh soal kejadian ini, Melly belum mau menjelaskan detail. Ia mengaku saat ini masih fokus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, korban selamat bernama Ribut Boediyanto (56), warga Tambak Wedi Baru 8/73, Surabaya.
Sedangkan korban meninggal dunia bernama Eddy Suparno (51), warga Tambak Wedi Baru 7/16, Surabaya.
Kanit Reskrim Polsek Wiyung, AKP Ristitanto membenarkan kejadian laka kerja itu berada di wilayah hukumnya.
"Betul, tapi ditangani langsung sama Polrestabes Surabaya," jawabnya saat dikonfirmasi.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto saat dikonfirmasi hingga saat ini belum merespon.

Penulis di iniloh.com. Misi kami membongkar informasi rumit jadi bacaan yang ringan dan berguna untukmu, dari yang kompleks jadi mudah, dari yang membingungkan jadi jelas.










