Pemkot Mojokerto Bersama Pos Indonesia Salurkan Bansos Bagi 1.077 Lansia Kurang Mampu
selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial.
Bersinergi dengan PT Pos Indonesia, bantuan bagi lansia kurang mampu disalurkan secara rutin menjelang Hari Raya Idulfitri.
Tahun ini, sebanyak 1.077 lansia menerima bantuan uang tunai sebesar Rp500 ribu yang langsung dikirimkan ke rumah masing-masing oleh petugas pos.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Subarningsih di rumahnya yang berlokasi tepat di samping Kantor Kelurahan Magersari, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya menjelang lebaran.
“Kami ingin memastikan para lansia di Kota Mojokerto dapat menyambut Idulfitri dengan lebih tenang dan bahagia. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari, terutama di momen Ramadan dan menjelang hari raya,” tuturnya.
Ning Ita mengatakan bahwa penyaluran melalui PT Pos Indonesia dipilih agar mempermudah para penerima tanpa harus datang ke lokasi tertentu.
“Dengan diantar langsung ke rumah, kami ingin memastikan para lansia tidak kesulitan secara fisik untuk mengambil bantuan,” jelasnya.
Sementara itu, Eksekutif Manajer PT Pos Indonesia Mojokerto, Baini, menjelaskan bahwa proses pengiriman mulai dilakukan hari ini. Sebanyak 20 petugas diterjunkan untuk mendistribusikan bantuan ke rumah-rumah penerima.
“Hari ini tim mulai mengirimkan ke rumah para penerima. Ada 20 petugas yang akan melakukan pengiriman, dan kami menargetkan seluruh bantuan selesai tersalurkan pada 16 Maret,” katanya.
Baini optimis penyaluran akan tuntas sebelum Lebaran. Ia berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, di mana bantuan bagi 1.500 penerima juga berhasil disalurkan seluruhnya sebelum hari raya.
Selain untuk lansia, pada hari yang sama di Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Pemerintah Kota Mojokerto juga menyalurkan bantuan uang tunai kepada 193 anak yatim/piatu nonpanti.
Salah satu penerima, Ilmi, warga Ketidur yang kini duduk di kelas X aliyah, mengaku telah menerima bantuan tersebut sejak 2024 setelah ayahnya meninggal dunia.
“Saya mulai menerima bantuan sejak tahun lalu setelah ayah meninggal. Uangnya nanti akan saya gunakan untuk kebutuhan sekolah, termasuk membeli sepatu olahraga,” ujarnya.
Melalui berbagai bantuan ini diharapkan akan membantu mencukupi kebutuhan bagi penerima khususnya untuk idulfitri.

Penulis di iniloh.com. Misi kami membongkar informasi rumit jadi bacaan yang ringan dan berguna untukmu, dari yang kompleks jadi mudah, dari yang membingungkan jadi jelas.










