Perang Timur Tengah Memanas, Pemkot Minta Warga Surabaya Tunda ke Luar Negeri

selalu.id - Situasi geopolitik di Timur Tengah yang memanas menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di Iran berdampak hingga ke daerah. 
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung mengambil langkah antisipatif dengan mengimbau warganya menunda perjalanan ke luar negeri, khususnya ke kawasan terdampak konflik.
Serangan yang dilaporkan menyasar sejumlah titik di Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026) lalu itu disebut menimbulkan kerusakan serta korban sipil dan memicu eskalasi ketegangan di kawasan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan telah menggelar rapat internal untuk membahas langkah mitigasi dampak konflik global tersebut terhadap warga Kota Pahlawan.
“Kemarin kita rapatkan juga, untuk warga Surabaya yang hari ini ketika kondisi Timur Tengah lagi agak panas begini, ada perang, maka saya berharap warga Surabaya untuk tidak ke luar negeri dulu, ketika ada suasana yang seperti ini,” tegasnya, Rabu (4/3/2026).
Eri mengatakan imbauan ini bersifat preventif demi keselamatan warga, mengingat situasi perang sulit diprediksi dan berpotensi meluas sewaktu-waktu.
Selain meminta warga di dalam negeri menunda perjalanan internasional, Pemkot Surabaya juga memberi perhatian khusus kepada warga Surabaya yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah.
Eri mengimbau agar warga yang berada di wilayah terdampak meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi, serta mengikuti arahan otoritas setempat dan pemerintah pusat.
“Warga Surabaya yang ada di Timur Tengah dengan adanya kejadian yang seperti ini, saya berharapnya hati-hati,” ujarnya.
Menurut dia, dinamika perang tidak dapat diperkirakan secara pasti, termasuk potensi serangan yang bisa terjadi di berbagai titik. 
Karena itu, Eri meminta warga tidak menganggap enteng kondisi yang berkembang.
Terkait pendataan, Eri menyebut Pemkot telah berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya untuk memastikan jumlah warga Surabaya yang berada di kawasan terdampak.
“Kita koordinasi dengan Kantor Kemenag Surabaya untuk berkoordinasi dengan Kementerian Agama, agar mengetahui jumlah warga Surabaya yang ada di sana,” tandasnya.

Tags:

You May Also Like

Gebrakan PLN NP dalam Percepat Aset Panas Bumi untuk Energi Bersih di Indonesia
Gebrakan PLN NP dalam Percepat Aset Panas Bumi untuk Energi Bersih di Indonesia
DPRD Jatim Apresiasi Program Mudik Gratis 2026, Juga Ingatkan Keamanan Rumah
DPRD Jatim Apresiasi Program Mudik Gratis 2026, Juga Ingatkan Keamanan Rumah
BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis, Catat Tanggal dan Cara Pendaftarannya
BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis, Catat Tanggal dan Cara Pendaftarannya
Dua Perwakilan Indonesia Tumbang di All England 2026
Dua Perwakilan Indonesia Tumbang di All England 2026
Xiaomi Luncurkan Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra, Berikut Spesifikasi dan Harganya
Xiaomi Luncurkan Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra, Berikut Spesifikasi dan Harganya
Momen DPR RI Dini Rahmania Belanja Bareng Kader NasDem di Pasar Maron Probolinggo
Momen DPR RI Dini Rahmania Belanja Bareng Kader NasDem di Pasar Maron Probolinggo