Perum Bulog Pastikan Stok Beras di Mojokerto dan Jombang Aman hingga Awal Tahun
selalu.id - Ketersediaan stok beras di Kabupaten, Kota Mojokerto dan Jombang dipastikan aman jelang pergantian tahun baru.
Hal itu terungkap saat Perum Bulog bersama Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto melakukan sidak ketersedian bahan pokok menjelang pergantian tahun terutama beras di sejumlah pasar tradisional.
Petugas memastikan stok beras termasuk SPHP relatif aman. Petugas mengecek berbagai komoditas beras yang dijual para pedagang, termasuk beras stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Dalam sidak ini diketahui jika harga beras baik kualitas biasa medium dan premium masih relatif stabil dan dijual di kisaran harga Rp 13.000 hingga Rp 17.250 per kilogram.
Sementara beras SPHP dijual pedagang antara Rp 58.000 Rp 60.000 per 5 kilogram atau satu sak. Selain harga stabil, petugas juga memastikan stok beras di pasaran aman jelang pergantian tahun hingga awal tahun depan.
"Melaksanakan pantauan langsung ketersediaan beras, tersedia berasnya tercukupi termasuk beras sphp. Harganya stabil di bawah het, rata-rata dijual Rp 58.000 hingga Rp 60.000," kata Kepala Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, Rabu (31/12/2025).
Ia menambahkan, stok bulog di tiga wilayah yakni Kabupaten, Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang dipastikan aman menghadapi tahun baru.
"Kami pastikan stok bulog yang membawahi tiga wilayah kabupaten kota Mojokerto Jombang dipastikan aman menghadapi tahun baru dan juga untuk tahun depan kami pastikan aman untuk beras sphp," ungkapnya.
Meski dipastikan stok beras aman, Perum Bulog Mojokerto akan terus mengirimkan beras SPHP ke pasaran untuk meminimalisir lonjakan harga.
"Meski memastikan ketersedian beras di pasaran melimpah, namun perum bulog kantor cabang mojokerto bakal terus menggelontorkan beras SPHP untuk menjaga kestabilan harga beras," pungkasnya.

Penulis di iniloh.com. Misi kami membongkar informasi rumit jadi bacaan yang ringan dan berguna untukmu, dari yang kompleks jadi mudah, dari yang membingungkan jadi jelas.










