Polisi Ungkap Motif Pembunuhan di Wonokusumo, Tersangka Utama Ditangkap di Sampang

selalu.id – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, pada tanggal 18 Januari 2026. Korban, Umar Faruq (31), warga Kenjeran Surabaya, tewas akibat aksi pengeroyokan.
 
Tersangka utama, HD (warga Kabupaten Sampang, Madura), telah diamankan oleh pihak kepolisian setelah berhasil ditangkap pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 01.00 WIB di Dusun Taman, Kelurahan Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.
 
Kepala Bagian Operasional Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, IPDA Dr. Meldy, M.H., menjelaskan bahwa tersangka melarikan diri ke Madura setelah kejadian, namun tim penyidik segera melakukan pengejaran yang membuahkan hasil.
 
"Dalam penyidikan ditemukan motif perkara ini dipicu persoalan utang piutang sebesar Rp40 juta yang belum dapat ditagih. Korban diduga menghilang dan memblokir kontak tersangka setelah meminjam uang untuk keperluan keluarga," ujar Meldy dalam konferensi pers di Markas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (27/1).
 
Hasil penyidikan menunjukkan bahwa tersangka HD mengajak rekannya berinisial HS (saat ini masih dalam daftar pencarian atau DPO) untuk mengadakan pertemuan dengan korban. Pada saat kejadian, HD menarik baju korban yang sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Filano, hingga korban terjatuh. Selanjutnya, HS beserta rekannya melakukan pengeroyokan dan menodong bagian bawah ketiak kiri korban.
 
Hasil otopsi mengkonfirmasi bahwa korban meninggal dunia akibat luka tusuk di dada kiri yang menembus paru-paru dan mengenai jantung, ditambah sejumlah luka lecet serta memar di berbagai bagian tubuh.
 
Tersangka HD kini dijerat Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. Selain itu, pihak kepolisian juga menerapkan pasal subsider terkait pengeroyokan dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman masing-masing hingga 12 tahun dan 7 tahun penjara.
 
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain pakaian korban berlumur darah, sandal, uang pecahan berisi darah, sepeda motor korban, flashdisk dengan rekaman CCTV, serta mobil Innova Venturer beserta STNK-nya. Saat ini, penyidikan masih berlanjut untuk mengembangkan perkara dan menangkap pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Tags:

You May Also Like

Tiket Pesawat Jember-Jakarta Turun hingga 18 Persen pada Lebaran 2026
Tiket Pesawat Jember-Jakarta Turun hingga 18 Persen pada Lebaran 2026
Mengenal Fariona Ayurizta, Mahasiswi Untag Surabaya yang Sabet Juara 2 dalam Ajang ICIIC Malaysia
Mengenal Fariona Ayurizta, Mahasiswi Untag Surabaya yang Sabet Juara 2 dalam Ajang ICIIC Malaysia
Polda Jatim Bekuk Komplotan Preman Pemeras Petani hingga Ratusan Juta di Pasuruan
Polda Jatim Bekuk Komplotan Preman Pemeras Petani hingga Ratusan Juta di Pasuruan
Satgas Pangan Polres Mojokerto Sidak Bapok, Temukan Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu
Satgas Pangan Polres Mojokerto Sidak Bapok, Temukan Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu
Waspada Anomali Cuaca, Satpolairud Polres Probolinggo Imbau Warga Berhati-hati  ‎
Waspada Anomali Cuaca, Satpolairud Polres Probolinggo Imbau Warga Berhati-hati ‎
Disnaker dan DPRD Jember Sidak Perusahaan, Pastikan THR 2026 Dibayar Sesuai Aturan
Disnaker dan DPRD Jember Sidak Perusahaan, Pastikan THR 2026 Dibayar Sesuai Aturan