Polres Tanjung Perak Catat 1.731 Kasus, Angka Kriminal Turun
selalu.id - Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polda Jawa Timur, tercatat menurun sebesar 13 persen sepanjang tahun 2025. Penurunan tersebut berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi akhir tahun kepolisian setempat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat menyampaikan, sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat sebanyak 1.731 laporan tindak pidana. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.990 laporan, atau turun sebanyak 259 kasus.
"Penurunan 13 persen menjadi indikator bahwa strategi pencegahan yang kami terapkan di lapangan berjalan efektif," ujar AKBP Wahyu.
Selain penurunan jumlah kasus, tingkat penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan. Dari total laporan sepanjang 2025, sebanyak 1.664 perkara berhasil diselesaikan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal dan Polsek.
Jumlah tersebut meningkat 10 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 1.517 perkara terselesaikan, atau bertambah 147 perkara.
"Capaian ini merefleksikan dedikasi personel. Kami tidak hanya fokus menekan kejahatan, tapi juga memastikan setiap laporan ditangani secara tuntas dan profesional," tegasnya.
AKBP Wahyu menjelaskan, upaya penurunan kriminalitas dilakukan melalui patroli rutin di sejumlah titik rawan serta penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan. Selain itu, keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian dari strategi pengamanan wilayah.
"Penurunan ini bukan hanya hasil penindakan, tapi buah dari kerja sama antara polisi dan warga," imbuhnya.
Memasuki tahun 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyatakan akan mempertahankan pola pengamanan yang ada serta meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Penulis di iniloh.com. Misi kami membongkar informasi rumit jadi bacaan yang ringan dan berguna untukmu, dari yang kompleks jadi mudah, dari yang membingungkan jadi jelas.










