Potret Warga Binaan Lapas Mojokerto Bersih-bersih Masjid Sambut Ramadan
selalu.id - Petugas bersama warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto, bersih-bersih masjid Khoirul Amaliyah di Dusun Belik, Desa Bendung, Kecamatan Jetis, Senin (16/2/2026).
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Mojokerto, Kinayung Nirwana mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi berjenjang pimpinan pemasyarakatan agar jajaran lapas lebih aktif hadir di tengah masyarakat, juga dalam menyambut bulan suci Ramadan.
"Kegiatan hari ini merupakan perintah langsung dari pimpinan kami, mulai dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah, hingga Kepala Lapas Mojokerto. Kami diminta melaksanakan kegiatan pemasyarakatan yang berdampak langsung dan bermanfaat bagi masyarakat," jelas Kinayung.
Ia menambahkan, sebelum kegiatan dilaksanakan, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei lokasi untuk memastikan sasaran yang tepat.
"Setelah kami survei, Masjid Khoirul Amaliyah ini dinilai membutuhkan bantuan, terutama pada kondisi dinding yang sudah kusam serta fasilitas tempat wudhu dan kamar mandi. Kami kemudian berkoordinasi dengan takmir masjid dan sepakat melaksanakan kegiatan hari ini," kata Kinayung.
Pelaksanaan kegiatan dimulai sebelum waktu dhuhur dengan fokus pada pengecatan ulang dinding masjid yang mulai mengelupas, perbaikan bagian tembok yang rusak, serta pembersihan menyeluruh di area toilet, tempat wudhu, dan karpet masjid.
“Harapan kami, menjelang Ramadan nanti, jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman. Setidaknya fasilitas wudhu dan toilet sudah bersih dan rapi sehingga tidak mengganggu kekhusyukan ibadah,” papar dia.
Dalam kegiatan tersebut, hampir 15 pegawai Lapas Kelas IIB Mojokerto diterjunkan, dibantu oleh empat warga binaan yang telah melalui proses pembinaan serta pengawasan ketat. Seluruh kegiatan ditargetkan selesai dalam satu hari agar hasilnya optimal.
Salah satu warga binaan yang terlibat, Anif Nur Laifin, mengungkapkan bahwa dirinya mendapat tugas memperbaiki tembok dan membersihkan fasilitas masjid.
“Kami membenahi bagian tembok yang pecah dan gupil, mengecat ulang dinding, lalu membersihkan kamar mandi, tempat wudhu, dan karpet masjid. Kegiatan ini jadi pengalaman baik bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Takmir Masjid Khoirul Amaliyah, Suhadak, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan dari pihak lapas.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Selama ini kebersihan masjid hanya ditangani oleh marbot dan warga sekitar. Dengan adanya bantuan ini, kondisi masjid menjadi lebih bersih dan layak digunakan menjelang Ramadan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sangat berarti mengingat keterbatasan tenaga dalam merawat masjid setiap hari.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Mojokerto berharap dapat menumbuhkan nilai kepedulian sosial, baik bagi warga binaan maupun petugas, sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Penulis di iniloh.com. Misi kami membongkar informasi rumit jadi bacaan yang ringan dan berguna untukmu, dari yang kompleks jadi mudah, dari yang membingungkan jadi jelas.










