Rapat Tahunan PBVSI Jember Bahas Target Prestasi dan Perlindungan Atlet Muda
selalu.id - Bertempat di Cafe Dira, Sumber Sari, Kabupaten Jember, Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Jember menggelar Rapat Tahunan pada Kamis, (15/1/2026). Rapat tersebut membahas evaluasi program, target prestasi, serta pembinaan atlet bola voli di Kabupaten Jember.
Wakil Ketua Pengkab PBVSI Jember, H. Ponimin, menyampaikan bahwa PBVSI Jember menargetkan minimal menembus empat besar Jawa Timur pada tahun 2027. Dimana, menurut H.Ponimin persaingan di tingkat provinsi cukup ketat karena Jember harus berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Petrokimia Gresik, Bank Jatim, Sidoarjo, dan Blitar," ungkap H.Ponimin
Lebih lanjut Ponimin mengatakan bahwa, Petrokimia dan Bank Jatim memiliki pembinaan atlet yang sangat baik, bahkan mereka merekrut atlet sejak usia 16 tahun. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin. Dengan seringnya event yang kami gelar di masing-masing kecamatan, kami optimistis Jember memiliki potensi atlet yang ke depan mampu menandingi tim-tim besar di Jawa Timur,” ujar H. Ponimin.
Terkait perlindungan atlet muda Jember yang kerap direkrut klub-klub besar, H. Ponimin menegaskan bahwa PBVSI Jember tidak menghalangi perkembangan atlet, namun tetap mengedepankan mekanisme yang jelas.
“Harapan kami anak-anak Jember bisa berkiprah di level nasional bahkan internasional. Namun harus ada koordinasi yang baik dengan klub peminat. Jangan sampai asal mengambil atlet, karena pembinaan itu membutuhkan biaya dan proses panjang,” terangnya.
Ia juga menambahkan dimana Saat ini, PBVSI Jember telah memiliki 17 klub yang terdata secara resmi dan telah masuk dalam database organisasi. Dalam waktu dekat, PBVSI Jember juga akan menggelar latihan antar klub yang dipusatkan di SMA Bima Jember," imbuhnya.
Menanggapi keinginan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mengadakan event nasional maupun internasional, H. Ponimin mengungkapkan bahwa pihaknya pernah mengajukan izin kepada PBVSI Jawa Timur untuk menghadirkan ajang Proliga di Jember. Namun rencana tersebut lebih dahulu direalisasikan oleh Kabupaten Sidoarjo," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBVSI Jember, Bambang, menjelaskan bahwa PBVSI telah menyusun program kegiatan tahun 2026 secara menyeluruh dan berjenjang, mulai dari usia dini, remaja, hingga dewasa.
“Program ini melibatkan semua bidang, mulai dari pembinaan, kepelatihan, kompetisi, pertandingan, hingga perwasitan. Semuanya harus terintegrasi demi peningkatan prestasi PBVSI Jember,” jelas Bambang.
Ia menegaskan bahwa seluruh klub yang terdaftar di PBVSI Jember wajib memenuhi regulasi, di antaranya memiliki kepengurusan, pelatih, atlet, serta jadwal pertandingan yang jelas. Klub yang belum memenuhi syarat tersebut diminta untuk segera melakukan pembenahan," ungkap Bambang.
Menjawab pertanyaan terkait banyaknya atlet usia SMP asal Jember yang direkrut klub luar daerah, Bambang menegaskan bahwa seluruh atlet yang terverifikasi telah memiliki kartu anggota PBVSI Jember.
“Pengambilan atau peminjaman atlet ada aturannya. Tanpa persetujuan klub dan pelatih, atlet tersebut tidak bisa melangkah lebih jauh. Sistem database ini memudahkan pendataan usia, klub, hingga pelatih, sehingga pembinaan berjalan tertib,” tegasnya.
PBVSI Jember juga merencanakan kompetisi internal penuh sepanjang tahun, dengan total sekitar 70 pertandingan dari 17 klub yang dibagi dalam beberapa kelompok usia. Kompetisi ini akan digelar di setiap tiga bulan sekali dan secara bergilir di berbagai kecamatan di Jember," tambah Bambang.
Terkait honor wasit, Bambang memastikan bahwa PBVSI Jember telah mengatur skema pembiayaan dengan baik, termasuk pemisahan kegiatan pembinaan dan non-pembinaan, sehingga transportasi dan honor wasit dapat terakomodasi secara layak," tutupnya.

Penulis di iniloh.com. Misi kami membongkar informasi rumit jadi bacaan yang ringan dan berguna untukmu, dari yang kompleks jadi mudah, dari yang membingungkan jadi jelas.










