Reses di Surabaya, Adies Kadir Soroti Bahaya AI dan Hoaks

selalu.id – Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak negatif perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence terhadap persatuan bangsa. Teknologi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan untuk provokasi dan penyebaran informasi palsu jika tidak diimbangi literasi digital yang memadai.
Peringatan itu disampaikan Adies saat menggelar kegiatan reses di Gedung Serba Guna Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, yang dihadiri ribuan warga.
Adies menyebut perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan tidak dapat dihindari karena menjadi bagian dari dinamika zaman. Namun, tanpa pengawasan dan pemahaman yang cukup, masyarakat berisiko menjadi korban disrupsi informasi.
“Dalam rekayasa kecerdasan buatan, satu foto bisa dibuat seolah-olah bagian dari peristiwa, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Upaya efektif mencegah masyarakat menjadi korban disrupsi informasi adalah peningkatan literasi digital, sehingga masyarakat bisa saring sebelum sharing,” ujar Adies.
Politisi Partai Golkar itu juga menyinggung sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya diarahkan untuk mencerdaskan dan menyejahterakan rakyat. Program tersebut antara lain Indonesia Pintar, sekolah rakyat, makan bergizi gratis, koperasi desa merah putih, ketahanan pangan, dan ketahanan energi.
“Kebijakan ini akan berhasil jika rakyat menjaga persatuan dan tidak mudah diadu domba. Persatuan adalah syarat agar Indonesia dapat menjadi negara yang adil dan makmur,” katanya.
Adies turut mengajak masyarakat Surabaya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. Ia menyebut Surabaya sebagai wilayah dengan latar belakang sosial yang beragam sejak masa pra-kemerdekaan.
“Surabaya sejak pra-kemerdekaan dikenal damai dan beragam. Keberagaman harus terus dijaga,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengatakan kegiatan reses tersebut juga menjadi sarana evaluasi atas program bantuan pendidikan yang telah diperjuangkan Adies Kadir untuk warga Surabaya.
“Sudah puluhan ribu warga Surabaya mendapat beasiswa PIP dan KIPK dari usulan beliau. Hari ini beliau turun memastikan manfaatnya dengan berinteraksi langsung dengan wali murid. Bahkan ada tambahan bantuan operasional pendidikan,” ujarnya.
Arif Fathoni menambahkan, bantuan tersebut diberikan tanpa membedakan latar belakang politik penerima. Ia menilai pendekatan tersebut sebagai bentuk pengabdian wakil rakyat kepada masyarakat.

Tags:

You May Also Like

Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun
Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun
Rapat Tahunan PBVSI Jember Bahas Target Prestasi dan Perlindungan Atlet Muda
Rapat Tahunan PBVSI Jember Bahas Target Prestasi dan Perlindungan Atlet Muda
Diduga Perkelahian Antar Pesilat di Surabaya, 18 Pemuda Diamankan
Diduga Perkelahian Antar Pesilat di Surabaya, 18 Pemuda Diamankan
Data Warga Muncul di Website, Dispendukcapil Surabaya Klaim Bukan Kebocoran
Data Warga Muncul di Website, Dispendukcapil Surabaya Klaim Bukan Kebocoran
Calon Mahasiswa Wajib Tahu! UNAIR Buka Banyak UKM dan Beasiswa Berlapis
Calon Mahasiswa Wajib Tahu! UNAIR Buka Banyak UKM dan Beasiswa Berlapis
Bandara Notohadinegoro Kini Miliki Layanan BBM Pesawat, Harga Tiket Jadi Lebih Murah
Bandara Notohadinegoro Kini Miliki Layanan BBM Pesawat, Harga Tiket Jadi Lebih Murah