RSI Nashrul Ummah Lamongan Mencekam, Pasien hingga Pengunjung Panik

selalu.id - Rumah Sakit Islam (RSI) Nashrul Ummah Lamongan sempat mencekam lantaran ada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk hingga membuat pasien dan pengunjung panik, Selasa (24/2/2026) pukul 22.30 WIB.
Satpam RSI Nashrul Ummah kemudian menghubungi call center 110. Pamapta I Polres Lamongan Ipda Lucky Ardiansya bergerak cepat menuju lokasi.
Setibanya di lokasi, diketahui pasien berinisial HP merupakan korban kecelakaan lalu lintas dan memiliki riwayat gangguan jiwa, tiba-tiba mengamuk serta mengganggu pasien lainnya di ruang perawatan.
"Kami melakukan pendekatan persuasif dan pengamanan terhadap pasien ODGJ tersebut agar situasi tetap terkendali dan tidak membahayakan pasien maupun tenaga medis," kata Lucky saat dihubungi, Rabu (25/2/2026).
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid menjelaskan, kondisi dapat dikendalikan oleh petugas. Selanjutnya berkoordinasi dengan pihak RS Karangkembang Babat untuk proses rujukan penanganan medis lanjutan.
"Proses evakuasi berjalan dengan aman, lancar dan kondusif tanpa menimbulkan korban maupun gangguan yang lebih luas di lingkungan rumah sakit," jelasnya.

Tags:

You May Also Like

Polisi Sebut Dua Mayat di Lubang Bekas Aspol Diduga Tewas Dibakar
Polisi Sebut Dua Mayat di Lubang Bekas Aspol Diduga Tewas Dibakar
Gugatan Wabup Jember Djoko Susanto Kandas di Putusan Sela
Gugatan Wabup Jember Djoko Susanto Kandas di Putusan Sela
Berkah Ramadan, Rengginang Mojokerto Tembus ke Pasar Hongkong hingga Malaysia
Berkah Ramadan, Rengginang Mojokerto Tembus ke Pasar Hongkong hingga Malaysia
Polda Jatim Sidak Pasar di Surabaya Jelang Lebaran, Pastikan Harga Bapok Stabil dan Aman
Polda Jatim Sidak Pasar di Surabaya Jelang Lebaran, Pastikan Harga Bapok Stabil dan Aman
Rusunawa Sombong Surabaya Terbakar: 4 Kamar Ludes, Penghuni Semburat
Rusunawa Sombong Surabaya Terbakar: 4 Kamar Ludes, Penghuni Semburat
Kejati Jatim Hentikan Proses Hukum Guru Honorer di Probolinggo yang Rangkap Jabatan PLD
Kejati Jatim Hentikan Proses Hukum Guru Honorer di Probolinggo yang Rangkap Jabatan PLD