Rute Feeder Wira Wiri Suroboyo dari Purabaya-Kenpark Kini Kembali Lewat Tol
selalu.id – Rute transportasi feeder Wira Wiri Suroboyo dari Purabaya–Kenpark kini kembali melintasi jalur tol mulai 23 Februari 2026.
Kebijakan ini diklaim memangkas waktu tempuh hingga 50 menit dibanding saat rute dialihkan ke jalur arteri tanpa tol.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mengatakan bahwa pengembalian jalur tol merupakan respons atas kebutuhan mobilitas warga, khususnya pekerja dan pelajar yang setiap hari mengakses koridor barat–timur Surabaya.
“Efisiensi waktu tempuh bisa mencapai 50 menit. Ini signifikan bagi warga yang bergantung pada konektivitas Purabaya dan Kenpark,” jelasnya, Selasa (24/2/2026).
Sebelumnya, sejak awal 2026 rute tersebut tidak lagi melalui tol dan dilayani armada feeder Wira-Wiri Suroboyo (FD12).
DPRD pun meminta evaluasi terhadap efektivitas jalur non-tol, terutama terkait durasi perjalanan dan dampaknya terhadap kepadatan lalu lintas.
Dengan kembali masuk tol melalui akses Juanda dan keluar di Tambak Sumur, armada kemudian melintasi koridor MERR hingga kawasan Kenjeran Park.
Sejumlah halte di jalur arteri selatan tidak lagi dilayani FD12 karena sudah terintegrasi dengan rute trunk Suroboyo Bus.
Selain mengapresiasi efisiensi waktu tempuh, Eri juga mendorong evaluasi jenis armada yang digunakan.
Menurutnya, volume penumpang di koridor Purabaya–Kenpark tergolong tinggi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Ia menilai penggunaan feeder berukuran kecil berisiko menimbulkan kepadatan di dalam armada serta kurang efisien dari sisi operasional jika jumlah penumpang terus meningkat.
“Kalau memang kajian menunjukkan kebutuhan tinggi, sebaiknya dikembalikan ke layanan berbasis bus ukuran sedang. Kapasitasnya lebih besar, lebih nyaman, dan bisa menekan penumpukan penumpang,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Eri mengatakan transformasi dari feeder ke bus sedang juga akan mempertegas posisi Purabaya–Kenpark sebagai salah satu koridor utama transportasi publik Surabaya, bukan sekadar jalur pengumpan.
DPRD meminta Dinas Perhubungan melakukan evaluasi berkala terhadap headway, kapasitas armada, serta konsistensi jadwal agar manfaat pemangkasan waktu tempuh benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebagai informasi, rute Kenpark-Purabaya setelah melalui jalan tol, dari Purabaya akan menuju tol Juanda, exit tol Tambak Sumur, berlanjut ke Halte Uinsa 2A - Halte Gunung Anyar Timur A - Halte Gunung Anyar Lor A - Halte Rungkut Madya A - Halte Penjaringan Asri A - Halte Pandugo A - Halte SKG MERR A - Halte Semolowaru A - Halte ITATS - Halte SMPN 19 - Halte RS HAJI A - Halte Kertajaya Indah - Halte Bundaran ITS - Halte ITS - Halte Manyar Kerta Adi - Halte KONI MERR - Halte Galaxy A - Halte UNAIR A - Halte Mulyorejo A - Halte Kalijudan A - Halte RSIA A - Halte Kenjeran A - Halte Kenjeran Park.
Karena masuk tol, beberapa halte tak lagi dilayani rute Wira-Wiri “FD12” di antaranya Halte Dukuh Menanggal, Kertomenanggal, Siwalankerto, dan Jemur Ngawinan. Halte-halte tersebut selama ini telah dilayani rute trunk Suroboyo Bus.

Penulis di iniloh.com. Misi kami membongkar informasi rumit jadi bacaan yang ringan dan berguna untukmu, dari yang kompleks jadi mudah, dari yang membingungkan jadi jelas.










