Tiga Wisatawan dan Tujuh Motor Tercebur ke Telaga Sarangan Magetan, Begini Kronologinya

selalu.id - Sebanyak tujuh sepeda motor serta beberapa pengunjung tercebur ke Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan setelah tanah longsor terjadi di bibir telaga, Sabtu (17/1/2026).
Untungnya, pengunjung yang tercebur langsung dievakuasi ke atas Telaga Sarangan. Namun, untuk sepeda motor harus menunggu tim BPBD Kabupaten Magetan.
Salah Satu korban Rico Ardana mengatakan, kejadian berawal ketika ia bersama rombongan berhenti untuk beristirahat dan mengambil foto.
"Kami menepi karena lokasinya pemandangannya menarik. Tapi dalam sekejap, tidak sampai 5 menit, terjadi Tanah Longsor. Hanya beberapa menit usai kami menepi," kata Rico.
Wisatawan asal Boyolali, Jawa Tengah tersebut menambahkan, tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Bahkan saat kejadian kawasan sekitar cukup ramai dan banyak pengendara sepeda motor juga berhenti untuk beristirahat.
"Tidak sedikit sepeda motor yang terkena dampaknya. Ada 4 unit Yamaha Aerox, 1 unit Yamaha NMAX, sepeda motor lain milik pengunjung berbeda, seperti Honda GL dan satu unit motor merk Astra,” imbuhnya.
Menurutnya, satu sepeda motor sudah berhasil dievakuasi. Sedangkan lainnya masih tertimbun dan belum bisa diangkat. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini
"Total sekitar tiga orang terseret, tapi alhamdulillah selamat. Tidak ada tanda-tanda longsor, tidak ada peringatan atau larangan untuk beristirahat di sini. Kejadiannya benar-benar mendadak," jelasnya.
Sementara, Plt Kalaksa BPBD Magetan Cahaya Wijaya mengatakan, dari 6 sepeda motor milik wisatawan, 3 diantaranya berhasil dievakuasi dari Telaga Sarangan.
"Evakuasi beberapa unit sepeda motor terus berjalan. Dari bencana ini tidak ada korban jiwa,” ujar Cahaya.
Menurutnya, penanganan melibatkan petugas gabungan dari Lifeguard Dinas Pariwisata dan BPBD Kabupaten Magetan, juga dihadiri kepolisian, relawan, dan BBWS
Agar tidak terulang kejadian serupa, dalam waktu dekat Pemkab Magetan akan mengadakan pertemuan, terkait keselamatan yang ada di Telaga Sarangan.
"Beberapa titik-titik tertentu ada yang harus dievaluasi karena kondisinya rawan," jelasnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada para wisatawan untuk berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan.
Terlebih lagi sebelumnya di tempat yang sama, juga terjadi Tanah Longsor dengan membawa material tanah dan batu besar dari tebing.
"Kejadian longsor ini di bibir telaga, dengan panjang sekitar 70 meteran, tinggi sekitar 3 atau 4 meter," pungkasnya.

Tags:

You May Also Like

Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan
Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan
Mojokerto Geger, Pemuda Ditemukan Tewas Tinggal Kerangka di Dalam Rumah
Mojokerto Geger, Pemuda Ditemukan Tewas Tinggal Kerangka di Dalam Rumah
Cerita Mencekam WNI Surabaya saat Konflik Timur Tengah: Dari Hujan Rudal, Lalu Tertahan di Tengah Laut
Cerita Mencekam WNI Surabaya saat Konflik Timur Tengah: Dari Hujan Rudal, Lalu Tertahan di Tengah Laut
DPRD Jatim Minta Percepat Perbaikan Jalur Bondowoso-Jember yang Putus Imbas Jembatan Sentong Ambles
DPRD Jatim Minta Percepat Perbaikan Jalur Bondowoso-Jember yang Putus Imbas Jembatan Sentong Ambles
Pemkot Mojokerto Bersama Pos Indonesia Salurkan Bansos Bagi 1.077 Lansia Kurang Mampu
Pemkot Mojokerto Bersama Pos Indonesia Salurkan Bansos Bagi 1.077 Lansia Kurang Mampu
Kemenkum Jatim Alokasikan Rp6,8 M untuk Program Bantuan Hukum dan Kegiatan Litigasi
Kemenkum Jatim Alokasikan Rp6,8 M untuk Program Bantuan Hukum dan Kegiatan Litigasi