Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya penguatan budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Hal tersebut disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan digelar di tiga wilayah, yakni Kelurahan Blooto, Kelurahan Pulorejo, dan Kelurahan Surodinawan.
Penekanan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait program Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menyebut persoalan sampah saat ini telah menjadi isu nasional yang harus ditangani secara serius dan terintegrasi.
Kondisi tersebut diperparah dengan fakta bahwa banyak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas pada tahun 2028.
“Pak Presiden menegaskan bahwa persoalan sampah ini sangat krusial. Bahkan, diproyeksikan banyak TPA akan mengalami overcapacity pada 2028. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi dalam penanganannya,” tegas Ning Ita.

Ia menjelaskan, Kota Mojokerto telah lebih dahulu membangun budaya kebersihan lingkungan melalui Program Budaya RT Berseri. Program ini dinilai sejalan dengan Indonesia ASRI yang akan diperkuat oleh pemerintah pusat sebagai gerakan nasional berbasis gotong royong.
“Saya sudah mendahului dengan Budaya RT Berseri. Ternyata Pak Presiden akan meluncurkan program ASRI yang fokus pada kebersihan lingkungan dan gotong royong. Ini tentu akan semakin memperkuat gerakan yang sudah kita bangun,” katanya.
Terkait usulan dalam Musrenbang, Ning Ita menegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus selaras dengan tema pembangunan daerah, yaitu meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui daya saing sektor unggulan daerah.
Menurutnya, ketahanan tersebut dapat diperkuat melalui pengembangan potensi kelurahan serta penguatan budaya gotong royong.
“Musrenbang ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan aspirasi, agar program pembangunan yang disusun benar-benar selaras,” tandas Ning Ita.
Melalui Musrenbang kelurahan ini, Pemerintah Kota Mojokerto mendorong masyarakat menyusun usulan pembangunan yang sejalan dengan tema daerah serta mendukung kebijakan nasional.
Selain penguatan sektor ekonomi, pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan diharapkan menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan.

Tags:

You May Also Like

Polda Jatim Bekuk Komplotan Preman Pemeras Petani hingga Ratusan Juta di Pasuruan
Polda Jatim Bekuk Komplotan Preman Pemeras Petani hingga Ratusan Juta di Pasuruan
Satgas Pangan Polres Mojokerto Sidak Bapok, Temukan Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu
Satgas Pangan Polres Mojokerto Sidak Bapok, Temukan Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu
Waspada Anomali Cuaca, Satpolairud Polres Probolinggo Imbau Warga Berhati-hati  ‎
Waspada Anomali Cuaca, Satpolairud Polres Probolinggo Imbau Warga Berhati-hati ‎
Disnaker dan DPRD Jember Sidak Perusahaan, Pastikan THR 2026 Dibayar Sesuai Aturan
Disnaker dan DPRD Jember Sidak Perusahaan, Pastikan THR 2026 Dibayar Sesuai Aturan
Sidak Toko Modern dan Pasar Tradisional Mojokerto, Ning Ita Pastikan Harga hingga Keamanan Pangan Terjaga
Sidak Toko Modern dan Pasar Tradisional Mojokerto, Ning Ita Pastikan Harga hingga Keamanan Pangan Terjaga
Cara Cairkan Bansos PKH 2026: Cukup Lakukan Ini, Gampang Banget
Cara Cairkan Bansos PKH 2026: Cukup Lakukan Ini, Gampang Banget