Yunita Kumala, Jangan Ikutan Tren Jika Tak Sesuai Nilai Diri

Iniloh.com Jakarta- Yunita Kumala, perempuan asli Yogyakarta yang kini menetap di Karawang, membuktikan bahwa perubahan hidup bisa menjadi pintu menuju passion tersembunyi.

Berpindah ke Karawang demi mengikuti sang suami, ia tak menyangka perjalanan ini justru membawanya menjadi kreator konten.

Jogja selalu di hati. Suasana adem, keramahan warga, dan kedekatan dengan orang tua bikin rindu. Tapi, saya berdoa suatu hari bisa kembali ke sana dengan rezeki yang cukup,” ujarnya sambil tersenyum.

Meski jauh dari kampung halaman, tekadnya untuk berkembang tak pernah padam.
Keputusan Yunita meninggalkan pekerjaan setelah melahirkan menjadi titik balik tak terduga.

Di tengah kesibukan mengurus anak, ia mulai menjelajahi dunia konten.

Awalnya iseng review produk yang sudah saya punya. Saya rekam pakai HP, edit seadanya, lalu unggah,” kenangnya.

Ketekunannya membuahkan hasil: beberapa brand mulai mengirim sampel produk. Dari yang awalnya sekadar barter, kini ia bisa menghasilkan penghasilan tambahan.

Alhamdulillah, konten jadi jalan rezeki baru. Tapi yang lebih penting, saya bisa tetap produktif di rumah,” tambahnya.
Namun, perjalanan tak selalu mulus.

Yunita mengakui tantangan terbesar adalah fluktuasi traffic di Instagram dan TikTok.

Kadang konten viral, kadang sepi. Saya sering merasa kalah dengan kreator besar. Tapi, saya ingatkan diri: setiap orang punya jalannya sendiri,” ujarnya.

Daripada fokus pada perbandingan, ia memilih konsisten belajar teknik editing dan riset tren.

Di balik layar, Yunita adalah sosok ibu yang ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga. Doa terbesarnya sederhana: kesehatan dan rezeki halal yang melimpah.

Saya ingin usaha ngonten ini bukan cuma untuk diri sendiri, tapi juga bisa bermanfaat buat orang lain. Misalnya, membantu ibu-ibu menemukan produk tepat atau menginspirasi mereka untuk tetap produktif,” jelasnya.

Baginya, kesuksesan tak diukur dari jumlah follower, tapi dari dampak positif yang diberikan.

Lihat ada yang komen ‘terima kasih, kontenmu membantu’, itu sudah bikin hati adem,” ucapnya.

Ia juga berharap suatu hari bisa membawa keluarga kembali ke Jogja, tanpa meninggalkan karir konten yang telah dibangun.

Yunita paham betul rasanya mulai dari nol. Pesannya untuk kreator baru tajam namun menyentuh:

 “Jangan cepat puas, tapi juga jangan mudah menyerah. Proses itu penting. Percaya, selama konsisten, hasil akan datang di waktu yang tepat.”

Ia menekankan pentingnya kesabaran dan adaptasi. “Saya dulu nggak ngerti edit video. Tapi dengan belajar sedikit-sedikit, sekarang sudah lebih lancar. Kuncinya: never stop learning,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan untuk tetap autentik.

Jangan ikut-ikutan tren kalau tidak sesuai nilai diri. Konten kita harus mencerminkan siapa kita sebenarnya,” tegasnya.

Kerinduan pada Jogja tak lantas membuatnya mengeluh di Karawang. Justru, ia belajar mensyukuri setiap fase.

Di sini, saya menemukan komunitas kreator yang saling mendukung. Karawang mengajarkan saya untuk lebih mandiri,” ungkapnya.

Namun, keramahan Jogja tetap menjadi inspirasinya dalam membangun interaksi dengan audiens. “Saya ingin audiens merasa seperti ngobrol dengan teman, bukan sekadar penonton,” ujarnya.

Kini, Yunita terus menyeimbangkan peran sebagai ibu, istri, dan kreator.

Saya ingin anak saya kelak tahu: ibunya tidak hanya mengurus rumah, tapi juga punya mimpi dan kerja keras,” katanya.

Dengan semangat pantang menyerah, ia membuktikan bahwa passion bisa tumbuh di mana pun  bahkan di tengah rutinitas rumah tangga.

 

Source image: Yunita

You May Also Like

Reizky Perdana, Hasil Kerja Sesuai dengan Usaha Kita!
Reizky Perdana, Hasil Kerja Sesuai dengan Usaha Kita!
Salma Adisya, Hidup Ini Milik Kita Jadi Pilihlah Sesuai Keinginan Kita
Salma Adisya, Hidup Ini Milik Kita Jadi Pilihlah Sesuai Keinginan Kita
Marsha Simanjuntak, Hiduplah Sesuai Kehidupan Kita Sendiri!
Marsha Simanjuntak, Hiduplah Sesuai Kehidupan Kita Sendiri!
Mia Liana, Lakukan Sesuatu Sesuai Porsi Kita Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Mia Liana, Lakukan Sesuatu Sesuai Porsi Kita Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Ivonne Sanggasi, Tetaplah Menjadi Diri Kita Sesuai Apa yang Diri Ini Inginkan
Ivonne Sanggasi, Tetaplah Menjadi Diri Kita Sesuai Apa yang Diri Ini Inginkan
Vita Putri, Jangan Pernah Takut Jadi Diri Sendiri, Upgrade Skill Sesuai Passion
Vita Putri, Jangan Pernah Takut Jadi Diri Sendiri, Upgrade Skill Sesuai Passion